Tuesday, June 14, 2011

Jangan naek airasia kalo pengen enak


Everyone can fly.... tapi apakah mental anda sudah siap untuk menjadi penumpang pesawat budget airlines? Sejak Airasia meluncurkan konsep budget airline, banyak orang bisa melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau. Tapi sayangnya banyak orang yang mampu beli tiket pesawat tapi mental untuk jadi penumpang pesawat masih O besar. Dan ujung-ujungnya banyak komplain karena ketidaktahuan aturan main untuk menjadi penumpang. Untuk saya yang sudah lebih dari 10 kali bepergian naik budget airline(harga promo), rasanya sih nggak ada komplen. Fine-fine aja, asal baca dulu aturan-aturan yang mereka berikan. Biasanya komplen terjadi karena:

1. Telat datang boarding.
Coba perhatikan dalam tiket airasia sudah terdapat waktu kapan kita harus check in, boarding, dll. Kebanyakan dari kita tidak mematuhi peraturan itu. Mentalnya masih merasa jadi penumpang bis antar kota yang bisa datang ke terminal kapan saja. Bukan cuman budget airline yang punya peraturan untuk boarding, dll, tapi maskapai penerbangan lainnya juga punya aturan main yang sama. Hal ini untuk mengatur kelancaran penumpang sendiri. Memang perjalanan menuju ke pesawat hanya memakan beberapa menit. Tapi perjalanan menuju pesawat itu melibatkan banyak orang. Berapa banyak orang yang harus mengatur koper kita, berapa banyak orang yang harus mengatur kita masuk dalam pesawat.

2. Nama Penumpang Berbeda
Kebanyakan budget airline menggunakan layanan online dalam pembelian tiketnya. Jadi mohon diperhatikan untuk menulis nama dan mengeceknya sebelum anda melakukan transaksi. Biasanya kesalah penulisan 4 huruf nama masih dimaafkan. Tapi kalo nama anda Anindita tapi anda mencantumkan Dita...hmmmm siap-siap aja untuk berargumen dan mengeluarkan biaya ekstra untuk perubahan nama tersebut. Tapi saya pernah beruntung kok, ketika nama suami kurang satu suku nama saya mendatangi konter dengan muka memelas. Dan sukses menambah nama tanpa harus membayar ekstra:)

3. Kelebihan Berat Bagasi
Budget airlines memberikan biaya tambahan untuk penambahan bagasi. Biasanya mereka memberikan pelayanan pembelian sebelum hari keberangkatan dengan biaya yang lebih murah daripada anda membeli bagasi pas di bandara. Mengapa? karena dengan pembelian awal mereka sudah menghitung berapa banyak beban di suatu pesawat dan itu akan mengurangi biaya bahan bakar suatu perjalanan. Jadi kalo anda mendadak beli bagasi apalagi overwieght, siap-siap merogoh kocek yang lebih dalam.

4. Tiket promo menipu?
Biasanya pas lagi promo harga tiket budget airlines bisa sangat murah dan bisa Rp.0. Harap diingat, Rp. 0 itu bukan berarti gratis. Jangan kaget bila pada akhir transaksi biaya akan menjadi Rp. 1 juta. Karena yang Rp. 0 itu hanya harga tiket. Ada bebarapa komponen yang tetap harus kita bayarkan, seperti pajak, convention fee atau fuel surcharge. Penipuan? bukan... dipenerbangan manapun yang namanya pajak bandara tetap harus dibayarkan. Ada yang bergabung dengan tiket dan ada juga yang terpisah dengan tiket. Tergantung negara dan tujuan mana yang anda pilih. Jika bandaranya sekelas Husen Sastranegara Bandung, pajak hanya Rp.30.000, tapi masa iya pajak bandara Changi yang serba canggih cuman Rp. 30.000, ya pasti lebih mahal juga atuh.

5. Jangan pernah beli tiket atas nama orang lain
Banyak orang yang nggak mau rugi dengan memakai atau membeli tiket murah atas nama orang lain dan berakibat ditolaknya naik pesawat. Ini asli kesalahan pada anda sendiri. Jangankan budget ailines, maskapai penerbangan lainpun melakukan peraturan yang sama. Untuk tiket promo, pergantian nama sangatlah tidak diperkenankan. Jadi jangan tergiur dengan pembelian tiket atas nama orang lain, walaupun si penjual berjanji akan meminjamkan KTPnya. Praktek percaloan sangat diharamkan!!!!

6. Delay oh delay
Denger kata delay pasti deh bawaannya menggerutu. Tapi taukah kita kalo delay juga sangat memberatkan maskapai penerbangan, apalagi yang bukan karena kelalaian penerbangan. Bayangkan, berapa banyak makanan yang harus disiapkan kalo terjadi delay. Kalo cuman 100 orang sih tinggal pesan, tapi kalo untuk 1000 orang. Belum lagi kalo delay yang mencapai lebih sehari, berapa kamar yang harus dipesan. Belum lagi biaya parkir pesawat, ketidaklancaran perjalanan, dll. Delay memang tidak segampang keliatannya. Oleh karena itu, sudah pasti dan yakin budget airline akan menghindari delay untuk menghindari biaya lebih yang harus dikeluarkan. Coba perhatikan, berapa efiesiennya budget airline dalam mengatur jadwal dan penerbangannya.

So, mana yang dipilih? Kalo memang mau enak, nggak delay, nggak retime, dikasih makan, jangan naek budget airline deh... beli aja tiket mendadak dan maskapai kelas atas, pasti deh enak. Yang nggak enak ya cuman bayarnya aja hehehheheh

Saturday, June 11, 2011

Kuala Lumpur with the kids

Kalo ditanya soal jalan-jalan, sepertinya udah mengakar dari kecil. Saya bukan orang yang betah dirumah karena memang nggak pernah ada di rumah. Menaklukkan jalan-jalan sempit dan gang-gang sekitar rumah merupakan hal yang paling menyenangkan, ataupun menemukan jalan singkat seperti melalukan permainan puzzle yang paling menarik selama saya kecil.

Pengalaman backpack saya pertama adalah kunjungan ke rumah Nenek teman di Jogya. Dengan menumpang kereta api kelas kambing yang tiketnya harga Rp.4.000, pengalaman yang tak terlupakan dan menjadi titik balik saya untuk bisa berjalan-jalan dengan harga murah. Sejak itulah saya menggemari perjalanan-perjalanan jarak agak jauh dengan menggunakan bis ataupun kereta kelas ekonomi.
Sejak terpaksa menikmati perjalanan jauh selama 24 jam menggunakan pesawat terbang, saya semakin menjadi-jadi untuk mencari perjalanan yang semakin meningkatkan imajinasi dan mengganggu kejiwaan saya. Tapi perjalanan yang saya impikan itu harus terhenti sejenak ketika saya menikah dan mempunyai anak.

Well, setelah anak-anak cukup mandiri untuk diajak jalan-jalan menikmati apa adanya, saya kembali meneruskan angin maen dan tidak sendiri lagi tapi ditemani oleh orang-orang tercinta. Kualalumpur jadi titik awal family backpacker saya. Saya tidak bisa memberikan kemewahan tour-tour kepada keluarga saya, tapi saya berusaha memberikan pengalaman termewah dari perjalanan indah di seluruh sudut dunia....

Photo
Photo
Photo

Tuesday, May 24, 2011

My new Kenwood KMix, so sexy and powerful

Mimpi dapet hadiah ulang tahun mixer Kitchenaid Artisan warna merah? Aihhhhh rasanya mimpi yang jauh dari nyata deh. Nah daripada nunggu-nunggu nggak jelas ya sudah pindah ke mimpi aja deh. Hand Mixer Kenwood Kmix warna merah juga hehehhehehehehhe.

Sudah lama saya ngidam punya mixer baru untuk mengganti mixer philips lama. Kalo cita-cita sih kepengennya punya mixer kitchenaid artisan yang warna merah. Sudah terbayang pasti cantik banget si mixer nangkring di dapurku. Sayangnya harga mixer kitchen aid agak kurang bersahabat dan rasanya mubazir kalo pemakaiannya hanya untuk sekali-kali. Setelah browsing sana-sini akhirnya pilihan jatuh pada hand mixer signora atau kenwood kmix. Pilihan hampir jatuh ke signora, karena kenwood kmix (apalagi warna merah) agak sulit untuk ditemukan di Bandung. Tapi akhirnya dasar jodoh dengan si kenwood merah, pas jalan backpack kemarin dan mampir ke Mustafa, si kenwood itu ada. Tanpa mikir banyak dipinanglah si mixer, nggak apa-apa warna silver juga, tapi kata SPG yang merah masih ada...wuih seneng banget deh rasanya. Seperti pesta ulangtahun datang lebih awal hehehhehehhe.

Ya, saya nggak beli apa-apa di Mustafa (maksudnya nggak kepengen MacBook hehehheheh) hanya si mixer itu aja, lagian saya nggak terlalu suka beli-beli fashion atau lernak-pernik lainnya kalo nggak kepepet.. Jadi dengan perasaan sangat senang, saya membawa pulang sang mixer kenwood raspberry. Well, that thing looks so sexy on me.... Better than having a louis vuitton accessories :))

Untuk kinerjanya juga sangat oke kok. Untuk membuat putih telur kaku, dibawah 2 menit dengan speed 1-5 tanpa body mixer menjadi panas. Kebayang aja, mixer ini bisa sangat membantu untuk membuat adonan sponge cake. Tangan tidak perlu menjadi pegal untuk menunggu adonan menjadi kental dan siap dituangi tepung terigu. Apalagi dengan watt yang cukup besar, 400 watt. mixer ini bisa diandalkan untuk mengaduk adonan dasar roti menjadi kalis.
Well, walaupun nggak sebesar kitchen aid, mixer ini sangat cocok untuk hadiah diri sendiri.

Monday, May 23, 2011

Penaklukkan Gurame di Dapur

Baking? Oke lah tapi untuk urusan cooking, rasanya saya selalu ciong dengan urusan wajan, katel dkk. Skill saya untuk masalah masak rasanya kurang memadai. Pasti rasa masakan saya tidak seistimewa kue-kue yang saya buat. Saya lebih akrab dengan tepung dan mentega dibanding dengan garam, bumbu, merica, dll. Saya suka bingung sendiri kalo harus mencicipi, apa yang kurang ya...

Tapi kali ini saya memberanikan diri memasak, karena sang suami protes dengan masakan si Teteh yang katanya bosenin dan udah mentok. Padahal saya sendiri juga nggak teralalu mahir untuk masak. Akhirnya dipilihlah resep ikan yang paling sederhana dari koleksi primarasa jaman baheula. Walaupun ada modifikasi untuk resep seperti pasta tomat yang diganti denga tomat segar dan tak ada youghurt, voila... Ikan nya enak juga lho. Cuman rasanya kurang berani aja karena saya takut pake garam dan penambahan gula supaya gurih. Dan kalo untuk yang suka pedas, bisa ditambahkan irisan cabe rawit yang pasti bikin nambah makyuss...

Walaupun ini perdana, tapi lumayan nambah pede kalo harus turun tangan ke dapur lagi. Hmmm semoga dilain kesempatan bisa bikin masakan yang lebih enak lagi deh.


Gurame Panggang
Bahan:
1 ekor ikan gurame (750gr)
1sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam
Margarin untuk olesan
3sdm minyak goreng untuk menumis
6 siung bawang putih iris
3cm jahe, cincang
12 butir bawang merah, iris
2-3 batang daun bawang, iris 1 cm

Bumbu : campur jadi satu
1sdt merica bubuk
2 sdm tomat pasta
2sdmkecap manis
1sdm yogurt
1sdt garam

Siangi ikan buang sisik dan isi perutnya, cuci bersih biarkan utuh. Beri guratan pada badan ikan lalu lumuri dengan campuran jeruk nipis dan garam. Sisihkan selama 10 menit. Panaskan oven pada suhu 150c, olesi loyang tahan panas dengan margarin. Panaskan minyak goreng dalam wajan, tumis bawang putih dan jahe sampai harum, masukkan bawang merah dan campuran bumbu. Aduk sampai tercampur, angkat. Masukkan ikan ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Olesi dengan bumbu tumis sampai rata. Diamkan selama 10 menit sambil dibalik-balik.

Tutup loyang dg aluminium foil, masukkan ke dalam oven, panggang selama 20 menit. Setelah itu buka tutupnya taburi daun bawang, lalu panggang kembali selama 5 menit, angkat

Sajikan ikan panggang bersama loyangnya, atau pindahkan ke dalam piring saji dan nikmati selagi hangat.

Monday, May 9, 2011

The Rainbow Connection

Kue ini hasil dari modifikasi kue chiffon pandan. Yang membedakan yaitu pemberian warna berbeda saja. Tuangkan adonan satu persatu dan biarkan membentuk pelangi dengan sendirinya tanpa harus membentuknya seperti membuat marble cake.

Kue ini diinspirasi oleh status YM temanku "The Rainbow Connection". Kalo kata yang punya YM sih karena perjalanan hidupnya seperti pelangi berwana-warni gitu. Jadi selalu setiap online dia memasang status itu.

Well, here the rainbow connection for my old good friend, Santi..... :)

Sunday, April 17, 2011

Martabak Manis Coklat

Makan martabak sambil nonton tivi, wah asiknya, apalagi martabak yang dibuat sendiri. Percobaan ini yang kedua setelah pembuatan pertama yang agak gagal. Resep diambil dari Mbak Puji (dapurchantique.blogspot.com), thanks a lot ya....

Kali ini, sengaja adonan tidak dituang sekaligus dalam wajan. Kulit martabak rentan gosong jika adonan terlalu banyak dituang dalam teflon biasa. Mungkin itu makanya wajan khusus martabak selalu tebal karena mencegah kulit gosong sedangkan adonan belum matang sempurna. Alasan itulah martabak yang saya buat tidak bisa setebal martabak yang dijual.

Well, tapi untuk rasa boleh diadu deh.... mareeeeeeeee!

Img_0451 Img_0450 Img_0447

Martabak Manis

Bahan:

250 gr tepung terigu protein sedang - aku pake segitiga biru
15 gr susu bubuk
1/4 sdt baking powder
50 gr gula pasir halus
1/4 sdt garam
300 ml air
1/2 sdt ragi instan
3 btr telur
30 gr gula pasir
3/4 sdt soda kue
25 gr margarin, lelehkan

Bahan isi:
# anything you like :), bisa meises and skm only (like I did), bisa
tambah kacang sangrai, keju, etc..
Cara membuat:
1. Campur terigu, susu bubuk, baking powder, gula pasir halus dan garam. Aduk rata.
2. Tuang air sedikit demi sedikit sambil dikeplok2 (aduk dengan whisk)sampai rata.
3. Tambahkan ragi instan, aduk rata. Diamkan 30 menit.
4. Kocok lepas telur dan gula pasir, tuang ke campuran tepung terigu sambil diaduk rata.
5. Terakhir, masukkan soda kue dan margarin leleh, aduk rata.
6. Tuang ke dalam teflon (kurleb dia 20cm) tanpa dioles mentega. Biarkan mengembang sampai terbentuk pori2, lalu tabur gula diatasnya, (sstt.. ini tambahan dari dapur chantique, berdasarkan pengalaman waktu di bogasari expo) dan tutup hingga matang.

Sunday, March 27, 2011

The Perfect Pancake

Pancious Pancake or Nanny Pavillion? No..... it's my pancake style. Weekend seperti ini memang paling enak berkutat di dapur dan bereksperimen dengan resep-resep yang belum dicoba. Pancake ini request sebetulnya udah lama diminta ama si besar. Cuman saya masih trauma dengan membuat martabak manis yang tidak berpori. Karena adonan yang hampir mirip, jadi agak takut juga buatnya. Karena takut gagal lagi, saya memodifikasi sedikit resep, yaitu garam ditaruh terakhir, karena biasanya garam mematikan proses peragian. Resep diambil dari majalah sedap lama edisi 39/VII/07 (resep di bawah foto ya). Ternyata kali ini sukses bikin pancake yang lekker....hmmmmm Nanny Pavillion aja lewat enaknya :)



PANCAKE BERAGI
Bahan:
220 gr tepung terigu protein sedang
20 gr gula tepung (saya pake gula pasir biasa)
1/4 sendok teh garam
1 sendok teh baking powder
1 butir telur kocok lepas
200 ml susu cair
1 sendok makan margarin, lelehkan
sirup pancake untuk pelengkap

Bahan biang :
1 sendok teh ragi instan
1/2 sendok teh gula pasir
100 ml susu cair hangat

Cara Membuat :
1. Biang, aduk rata bahan biang, diamkan 15 menit.
2. Ayak tepung terigu, gula, baking powder dan garam (saya masukkan garam terakhir dengan mentega cair). Masukkan biang, aduk rata. Tambahkan telur, aduk rata.
3. Tuangi susu cair sedikit-sedikit sambil diaduk rata. Diamkan 20 menit, tambahkan margarine leleh (plus garam)
4. Tuangkan adonan di wajan dadar tanpa dioles minyak. Biarkan mengembang, balikkan, biarkan matang.
5. Sajikan dengan sirup pancake. Eskrim kayaknya lebih enak ya...

Friday, March 4, 2011

Roti Kasur Suka-Suka

Setiap hari Jumat biasanya anak-anak lebih lama menghabiskan waktu disekolah, jadi menu bekal harus agak mengenyangkan tapi praktis. Akhirnya diputuskan membuat roti kasur aja. Hehehhehe tapi salah resep, aku malah buat pake resep roti kejunya NCC Indonesia. Setelah jadi baru nyadar, tapi tak apalah. Membuat roti kasur itu tidak sulit, apalagi dibantu dengan Concerto. Jadi bahan-bahan kering dimasukkan pertama, terus putar deh engkolnya. Ditambahkan cairan, putar terus sampai dengan kalis. Apalagi anak-anak turut serta mutar si Concerto, jadi hemat tenaga deh sang ibu hehehhehe.

Asiknya roti kasur, memilih rasa melibatkan anak-anak. Rasanya suka-suka mereka, ada yang isi daging asap, keju, strawberry, coklat, selai kacang, dll. Asiknya lagi kita menyusunnya secara random, jadi nggak tau lagi rasa apa ada dimana. Nah ketika roti matang, kita maen tebak-tebakkan isi, jadi seru kalo dapet isi yang sesuai kita buat. Hmmmmm enaknya menikmati roti yang fresh from the oven.

Img_0406 Img_0409 Img_0408

ROTI KEJU
Bahan A:

500 gr  tepung terigu protein tinggi
100 gr  gula
11 gr   ragi instan
1/2 sdt    bread improver
4 btr     kuning telor
200 ml  air Es

Bahan B:

100 gr  mentega/margarine
5 gr      garam

Bahan C: ( nggak dipake... Kan salah resep)

100 gr  keju cheddar parut
100 gr  mentega

Cara membuat:

Aduk bahan A, uleni hingga bergumpal-gumpal, masukkan bahan
B, uleni terus hingga kalis elastis. Istitirahatkan 20 menit.
Kempiskan adonan, potong timbang 40 gr, bulatkan. Istirahatkan 10 menit.
Aduk rata bahan C.
Ambil satu bulatan adonan, beri isi bahan C, bentuk lonjong.Lakukan untuk semua bulatan.
Diamkan 30 s/d 60 menit, tergantung kehangatan udara. Setelah terlihat mengembang ringan, poles atasnya dengan kuning telur kocok, panggang selama 20 menit, suhu 180 hingga terlihat keemasan. Angkat.

Tuesday, March 1, 2011

My mom is pizza maker

Walaupun awal bulan, tapi rengekkan anak-anak untuk mengunjungi gerai pizza tetep aja bikin aku mikir berkali-kali. Sudah terbayang kalo mampir kesana pasti bukan hanya pizza saja yang diminta, akan ada buffalo wings, pasta, ice cream dan minuman. Rasanya ya nggak suka aja untuk mengeluarkan extra uang disana.
Setelah dipikir-pikir, pengalaman membuat pizza bagi saya adalah suatu kegagalan. Rasanya beberapa kali saya punya masalah dengan roti/alas pizza yang bantat. Pasti di bagian tengah roti berbeda warna dan kerasnya minta ampun.
Kali in dengan Bismillah saya mulai membuat roti/alas pizza. Resepnya didapat dari buklet Atlas Concerto. O iya, Atlas Concerto itu sebuah alat untuk membantu membuat adonan roti. Bentuknya kotak (pas bikin roti nanti aku posting ya fotonya), tinggal memutar tuasnya untuk beberapa menit, adonan kalis siap diolah. Untuk rasa, bolehlah... Terbukti dari komentar teman dan ciuman dari anak-anak tercinta.


Pizza ala Concerto
Bahan Roti :
500 gram Tepung terigu protein tinggi (Cakra Kembar)
1 sdm Margarin (Blue Band)
4 sdm Gula pasir
3 butir Kuning telur
1 sdm Susu bubuk
1 sdt Garam
1/2 bungkus Ragi instan
200 cc Air dingin

Bahan Saus:
1 buah Bawang bombay, dicincang halus
1 siung Bawang putih, cincang halus
2 sdm Minyak zaitun (boleh diganti minyak goreng biasa)
200 gram Tomat segar (pilih yang matang dan tidak kecut)
400 gram Saus tomat botol (Del Monte), bisa diganti dengan 5 buah tomat segar, rebus + parut
50 gram Pasta tomat (Del Monte)
1 sdt Basil
2 sdt Oregano
1 sdt Garam (atau sesuai selera)
1/2 sdt Gula (atau sesuai selera)
1/4 kg Daging giling

Bahan Topping:
Keju mozarella (jangan diganti dengan keju yang lain), diparut panjang-panjang

Cara membuat:
1) Saus: panaskan minyak, tumis bawang bombay & bawang putih, masukkan pasta tomat & tomat segar, masukkan daging cincang, aduk-aduk & masak saus hingga kental dan meletup-letup. Masukkan garam, gula, oregano, basil. Aduk sebentar, angkat dan dinginkan.

2) Roti: masukkan semua bahan kering ke dalam Concerto (kecuali garam & mentega), masukkan telur , masukkan air 150 ml sedikit-sedikit. Aduk sampai agak rata. Pertama-tama adonan akan berbutir seperti havermut. Lama-lama adonan akan berbutir lebih besar seperti popcorn. Masukkan air lagi sedikit demi sedikit kalau adonan terlalu kering. Setelah adonan agak kalis (menyatu), masukkan garam dan mentega. Aduk lagi hingga adonan kalis benar.

3) Proofing pertama: bulatkan & letakkan adonan yang sudah kalis di atas meja yang sudah ditaburi tepung, tutupi dengan plastik supaya permukaan tidak menjadi kering. Biarkan selama 10 menit supaya adonan menjadi rileks.

4) Proofing kedua: potong-potong adonan sesuai keperluan, bulat-bulatkan, tutup dengan plastik, istirahatkan lagi selama 30 menit.

5) Proofing ketiga: gilas masing-masing bulatan, bulatkan lagi lalu bentuk menjadi lempengan tipis seperti piring (jangan tebal-tebal karena adonan akan naik). Tusuk-tusuk dengan garpu. Biarkan selama 30 menit.

6) Topping: panaskan oven. Roti siap untuk Diolesi dengan saus tomat. Hias dengan bahan topping sesuai selera. Tutupi dengan parutan keju mozarella hingga tertutup.

7) Panggang selama 15 menit pada suhu 180 °C hingga matang. Untuk pizza mini, cukup panggang selama ±12 menit.

Butter Cheese Cake

Beberapa hari ini semangat kembali ke dapur menyala. (bukan karena habis ikut ESQ ya hehehhehe).Karena sudah beberapa saat absen, jadinya dicari resep yang mudah, cepat dan anti gagal. Akhirnya terpilihlah resep butter cheese cake dari website www.ncc-indonesia.com.

Karena anti gagal, jadinya asik dibuat variasi cupcake untuk bekal anak-anak. Dan dengan senang hati mereka menghias kue dengan topping selai yang ada di rumah. Sebetulnya keadaan polos pun sang kue sudah enak disantap. Lembut dan creamy..... Bahkan si kecil pun tidak berhenti menyantapnya :p

Butter Cheese Cake, source NCC Indonesia
Bahan A.:
225 gr   tepung terigu
1 ½ sdt baking powder
¼ sdt    garam
 
Bahan B.:
200 gr    mentega
175 gr    cheese krim (hanya 125g, sisanya mo bikin JCC)
½ sdt    kulit jeruk lemon parut
175 gr    gula pasir
5 btr      kuning telur
 
Bahan C.:
5 btr      putih telur
1 sdt      air jeruk lemon
 
Cara membuatnya:

Siapkan 6 bh loyang tulban mini, poles mentega dan taburi tepung terigu.(saya tidak memakai loyang tulban, tetapi loyang muffin dan langsung dilapisi kertas cup)
Bahan B: Kocok mentega dan Cheese Cream  hingga mengembang sekali dan pucat, masukkan gula pasir sambil tetap dikocok. Masukkan kuning telur dan kulit jeruk, sambil tetap dikocok hingga tercampur rata.
Tuang campuran bahan A kedalam adonan mentega, aduk rata. Sisihkan.
Kocok bahan C hingga kaku, lalu secara bertahap campurkan kedalam adonan mentega, aduk rata.
Tuang adonan kedalam loyang, panggang dalam oven suhu 180’C selama lk. 30 menit, atau hingga matang.