Tuesday, December 3, 2013

Osaka, my first step to Japan

Dengan tekad dan pengetatan ikat pinggang kurang lebih setahun, akhirnya kaki ini menginjakkan juga negara matahari terbit alias Jepang. Sebetulnya rasa hepinya sih udah duluan pas dapet visa dan ijin dari kantor, tapi kalo pas nyampe Kansai Airport rasa hepinya ditambah pisan hehehhehehe, segala rasa capai selama perjalanan 7 jam langsung hilang seketika ketika melewati pintu imigrasi.

Cuaca di Jepang saat itu mulai memasuki musim gugur, jadi tidak panas dan tidak membeku, sekitar 19 derajat celcius, seperti udara di Pangalengan atau Lembang. Kali ini saya nggak akan posting tentang "how to" selama menjelajahi negeri Toyota ini, karena blog lain sudah sangat lengkap dan rinci untuk pengaturan itinerary dkk. Saya cuman pengen berbagi bahwa menjelajah Jepang itu sangat sangat menyenangkan, mudah dan terjangkau seperti wisata ke negara-negara lainnya.

 photo c91246b9-4f76-47c6-a17d-3aea0dd2bb6e_zpsd15e19e8.jpg

Karena mendarat di Kansai Airport, kota pertama yang kita ubek itu adalah Osaka. Untuk menikmati kota ini kita membeli Osaka Unlimited Pass, yaitu kartu subway merangkap kupon tempat wisata yang ada di kota ini. Kalo menurut hitungan sih, jauh lebih murah karena kita tidak usah mengeluarkan lagi uang untuk masuk ke daerah turis plus transport sudah termasuk. Untuk memperingan bawaan, kita menyewa loker yang "pabalatak" di seluruh station di Osaka. Karena langsung dari Bandara, bisa dipastikan hari ini kita tidak mandi karena ogah merogoh kocek untuk bayar kamar mandi hehehhehehe, nggak apa-apa deh, udah bawa tisu basah yang gambar bayi montok dan kita pake untuk mengelap sekujur tubuh supaya si burket hilang......

Perjalanan pagi ini dimulai dengan mengelilingi Osaka Castle. Berhubung lapar, akhirnya kita memutuskan untuk sarapan roti dan green tea yang kita beli di Combini (convienient Store) Lawson. Otak saya masih sangat Cimahi banget ketika meminum green tea. Saya pikir karena di negara asal, pastilah si greentea akan terasa enak...nggak taunya pada saat tegukan pertama saya cuman mendapatkan rasa greentea asli...... tanpa gula. Hehehehhehehhehe pait euy... kirain teh bakal seperti rasa greentea yang ada diiklan-iklan tipi...

 photo c8017f75-68da-4d28-bd10-d9a42d1175f1_zps1d31eb64.jpg

Osaka Castle lumayan sangat besar, apalagi dengan tamannya yang sangat asri. Kekuatan fisik sangat dibutuhkan untuk menjelajahi si kastil kuno ini karena memang dia menyediakan servis apa adanya tanpa ditambah atribut modern. Semua tangga manual, alias harus didaki dengan dengkul dan tangganya buanyyyaakkkk pisan.... ronde pertama aja udah terasa mo gempor..... rasanya pengen ganti dengkul titanium yeuh


 photo d5faa452-fdfe-48c6-850f-d9014607aa6c_zps5fc507c9.jpg

Walaupun menurut kalender sudah memasuki musim gugur, tetapi di Osaka daun-daun belum menunjukkan perubahan berarti. Seperti daun momiji alias japanese maple leaf (tapi mirip daun singkong yah) masih dominan hijau dibandingkan warna merahnya. Sepertinya saya terlalu cepat hadir disini untuk bisa menikmati momiji leaves. Yah, nggak apa-apa deh walaupun premature.... Ngarep di tempat lain udah mulai berubah warna. Hehehhehe saya sangat sentimentil dengan musim gugur, ada rasa "melow" saat melewati musim ini. Terkadang saya setuju dengan dengan lirik lagu lawas "Autumn Leaves" atau bahasa perancisnya Les feuilles mortes yang artinya daun mati, yang isinya memang menggambarkan kesedihan hati...wowoowowo cheesy banget ya.

 photo 3e262fe5-a7f7-4163-a86a-ee355ebe890a_zps9254afe4.jpg
Lepas dari kesedihan daun berguguran, mata saya langsung terhibur dengan adanya taman-taman mini yang sangat menakjubkan. Nggak percaya? tuh...liat aja bonsai pohon apel... menghibur kan dan pasti berdecak kagum. Pohon yang tingginya nggak lebih dari sedengkul saya punya pohon apel yang sangat menggoda. Serius.... kalo nggak ada yang liat udah tak petik tuh buah.... hiks..... nanti aku dikutuk seperti Adam dan Hawa ya kalo berani metik buah apel merah merona..... bisa-bisa jadi tragedi buah apel deh....
Selain apel, masih ada bonsai pohon buah-buahan lainnya, seperti cherry dan plum.... makin gatel kan tangannya hehehehehehe

 photo d3d6cb54-49a5-4e5d-9e6e-5266432cea67_zps642ecaff.jpg

Setelah berkeliling-keliling, tidak terasa hari cepat sekali berakhir karena dimusim ini matahari bersinar lebih pendek daripada diwaktu lainnya. Mulai gelap jam 5 sore dan tak terasa langsung malem gelap tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Beruntung saat matahari terbenam, kita sedang mampir di Osaka Bay, jadinya sempet dadag-dadag sama matahari.... "sampaikan salam ku untuk anak-anak di rumah" karena waktu di Osaka dua jam lebih cepat dari waktu Cimahi.


Setelah melihat matahari terbenam, saya nyoba kupon kapal menyebrangi Osaka Bay ke Universal Studio. Niatnya sih cuman mau mampir ke merchandise storenya karena ada titipan dari teman yang harus dicari disana. Tidak ada niatan untuk menikmati Universal Studio karena hari yang sudah larut malam (rugi bandar kalo kesini malem-malem, sisa waktunya beberapa jam tapi bayar puuuuuoooollll) dan karena tidak dengan anak-anak. Ada perasaan berdosa jika mampir ke theme park tanpa didampingi rombongan sirkus. 

Sampai di US Osaka, kita terkaget-kaget karena banyak sekali anak-anak sekolah dan pengunjung yang berdandan seperti di film Harry Potter.... ada apa ya kok pada lucu-lucu dan banyak sekali anak-anak sekolah yang datang?

 photo 9c0883e8-b968-4844-93c9-98a2cd741b9d_zps6e06d067.jpg

Pas liat tanggalan ohhhhh ternyata hari ini bertepatan dengan Halloween Night... trick or treat.... Dimana setiap tanggal 31 Malam selalu diperingati oleh orang-orang bule (hehehhe saya cuman tau di Amrik aja Halloween dirayakan, kalo belahan benua lain belum tau) dengan menggunakan kostum-kostum sesuai kekreatifan masing-masing. Biasanya yang menikmati acara ini anak-anak dengan mengunjungi rumah-rumah sambil bawa ember dan the magic word is trick or treat, nantinya yang ketamuan harus memberikan permen, coklat ataupun biskuit untuk mereka. 

 photo d44123da-d4d8-49cd-85e7-4ccb9a653aaf_zps0de66f1e.jpg

Sepertinya malam ini US menyediakan harga khusus untuk para pelajar dan anak-anak, karena mayoritas yang datang berseragam sekolah. Hehehheheheh serasa melihat sailor moon berseliweran deh... Hihihihii ngiler pengen ikutan berkostum juga deh...

 photo c3df25a3-10da-49c2-b5a6-e51ee7fff7d5_zps149e298b.jpg



 photo 988cd394-a242-4831-91f6-bf11e8beec67_zpsf333d168.jpg

Nah, isi merchandise storenya banyak banget barang-barang lucu seperti ini. Pengen ngeborong tapi rasanya dompet sudah dipasang alarm anti belanja. Jadinya liat -liat aja deh... hiks...hiks.... (Ngiler.com)

 photo 116f9c6e-a239-4c38-a89c-7c3506f0e2b6_zps3c0c9e3a.jpg

Malam ini juga saya akan melanjutkan perjalanan ke Tokyo menggunakan bis malam. Nah, karena belum tau tempatnya dimana dan bagaimana, akhirnya diputuskan untuk langsung ke tempat agen bis. Nggak apa-apa datang terlalu cepat juga yang penting nongkrong aman dan bisa melanjutkan ke Tokyo. Menurut websitenya sih, agen bus Willer ini di Umeda Sky Building. Kebetulan di buku kupon masih ada gratisan untuk mengunjungi sky gardennya. Jadinya nongkrong di agen tidak terlalu lama. Setelah menemukan tempat dan posisi bus akan parkir dimana, kita langsung deh masuk ke Umeda Building dan memberikan kupon untuk melihat taman angkasanya.

 photo 001ef932-7116-4de7-a335-8edb973143e6_zpsbb59d6d1.jpg

Untuk ke puncak gedung, kita naik lift ke lantai 46, trus naek eskalita (eskalator) menuju tamannya. Sang eskalator menyambungkan dua gedung dari sisi satu ke sisi lainnya. Baru nyadar kalo itu mengerikan ketika menuruni eskalator. Pikiran negatif langsung datang, waduh kalo itu eskalator putus, apa ceritanya ya.... Ya, liat aja perbandingan orang dipuncak dengan mobil di bawah. Untungnya pengelola nggak punya ide kreatif seperti kereta gantung di Ngong Ping, Hongkong, bikin eskalatornya crystal clear ajah. biar sekalian uji nyali.......

 photo 2b6594cc-58f8-4ed2-b1db-08001cde8a67_zps4eb82b96.jpg


Tapi perjalanan menuju puncak terbayarkan dengan melihat pemandangan kota Osaka. Sooooooo beautifulllllllll pisan euy. Kalo nggak inget dingin kayaknya betah banget liat-liat sekelilingnya. Hmmmm feel so romantic, it's so fantastic.....

 photo fb941ed3-8dba-4863-a070-951765b3e035_zps91595542.jpg

Ada satu tembok yang isinya gembok berisikan harapan-harapan pasangan. Gemboknya beli dibawah terus minta di gravier nama yang diinginkan, terus buka kunci, pasang. Hmmmm kalo nggak jadi kumaha ya, misalnya putus..... dateng ke sana terus gergaji gembok, kalo udah nggak ada kumaha ya.....

 photo 848e417f-d64c-4591-b333-9aa88e1cfbb2_zps1436d4c1.jpg

Apalagi kalo gemboknya udah terpasang ribuan seperti ini, hahahhaahahha bagaikan mencari jarum di tumpukan jerami. Ah daripada mikirin gembok, jarum dan jerami mendingan juga kita menikmati pemandangan gedung.....

 photo d5d42b09-e319-44b6-94f4-bddad4f11eb3_zpsb4263c93.jpg

26 comments:

  1. wah ada bonsai apel mbak, bisa ya berbuah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada ternyata, padahal potnya kecil banget tapi kok yah bisa berbuah. Saking penasaran takut bohongan, aku goyang pohonnya hehehhehhehe

      Delete
  2. Waaa mau dong teh apelnya. Heuheu... keren pisan itu foto sky gardennya. Uhuyy.. dan membayangkan si eskalator ituuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pokoknya si onsai buah memang sangat menggiurkan, padahl kali buatnya perlu keseriusan. Eskalatornya pas naek nggak mengerikan karena pandangan keatas, nah yang deg-degan pas turun, soale bawahnya keliatan...

      Delete
  3. Waaaaa aku ga akan berani naik, tingggiii banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Merem aja mbak.... Rasakan aja eskalator mengantarkan kita ke puncak hehehehheehhe

      Delete
  4. Osaka Castle, jadi inget serial Benteng Takeshi dulu :) Iiiiih, kapan yaaaa bisa jalan2 ke Jepun? *mupeng*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul-betul selalu mengingatkan acara TV yang lucu itu. Ke Jepang bisa kok buat sapa aja. Saya juga nekat modal ngepas ternyata survive juga. Hihihihi asal bisa ngulik aja Mbak.

      Delete
  5. Replies
    1. semua serba minim karena kalo ditanam ditanah akan membutuhkan lahan yang besar. Nah, sedangkan kita yang punya lahan masih belum sadar ya....

      Delete
  6. saya mau ke Jepang jugaaa :D
    selama ini cuma bisa nonton di film sama dorama. duuuh duuuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmmmm hayo melancong ke Jepang. Jepang itu mahal tapi bukan berarti kita harus ikut-ikutan hidup mahal, asala punya tekad yang kuat bisa kok melancong kesana.

      Delete
    2. Iya ya. Tapi harus cari teman dulu nih.
      Senang sekali membaca postingan ini. kereeen!

      Delete
  7. huwa... gambarnya merik-menarik, mak.. suka sekali :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. doakan semoga saya tidak malas menambah postingan yah kekekekekekekke

      Delete
  8. wih jadi pengeeeeen banget ke jepang ><
    kapan ya bisa kesana :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. btw, follow balik dong mbak blog nya :))
      mahasiswahyu.blogspot.com ::))

      Delete
    2. Siap, langsung ke TKP. Ke Jepang bisa kok dilakukan asal teliti aja ngatur budget. Banyak buku dan blog yang menuliskan biaya hidup yang terjangkau sebagai turis di Jepang

      Delete
  9. fotonya bagus2 ^_^
    apalagi yang pas lihat sunset gitu... keren ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. tenang, nanti ada foto yang edisi sunrise juga kok. Plus hal-hal lucu yang nggak ditemuin di sini

      Delete
  10. Ngabibita ih ... masih ada oleh2nya ngga ? Ntar disamperin ke Cimahi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih ada Teh, hayo atuh mampir ke bawah....

      Delete
  11. gembok2nya aja lucu2 gitu euy...
    ini baru jalan hari pertamakah...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini hari pertama nyampe, kebetulan jam 9 pagi nyampenya jadi sempet keliling dulu sebelum naik bis malam ke Tokyo. Hehehhehe ngirit penginapan tidur di bis aja.

      Delete
  12. mupeng :D
    ngiler sudah wes diriku~

    harus penuh tekad kuat..
    yosshh..
    ayo kencangkan ikat pinggang~

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan lupa, siapkan juga fisik, menjelajah Japang itu sangat menyenangkan sekaligus cape....

      Delete