Thursday, November 22, 2012

Sarapan ala kopitiam di Kim Teng, Pekanbaru

Kali ini perjalanan dimulai dengan sarapan di kedai kopi tertua di Pekan Baru, Kim Teng. Harus dengan kesabaran untuk bisa menikmati makanan di kedai ini karena kedai ini sangat laku dan penuh dengan pengunjung  Suasana yang gaduh dan ramai justru membuat betah saya untuk menikmati sarapan ala kopitiam. Menu yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari dimsum set, roti kaya, mie rebus medan, bubur sampai ke berbagai minuman lezat disantap.... 

Plang nama

Kedai ini berdiri sejak tahun 1965, dan  sekarang mempunyai cabang-cabang di mall-mall Pekanbaru  dan Perpustakaan Daerah Riau.. Suasananya sangat ramai, dan jangan kaget dengan teriakan para waitress menybutkan pesanan pengunjung. Dan hebatnya lagi, setiap sudut tembok tidak luput dari banner dan iklan produk, mulai dari provider kartu selullar sampai ke alat berat. Meriah pisan hehehheheh

Kimteng

Tinggal sebut nama makanan yang ingin disantap, para koki profesional ini akan langsung mengesekusinya dengan cara terbaik. Pokoknya mah semuanya fresh from the oven.

Nasi goreng

Dim sum

Pagi itu saya tergiur oleh Bubur Ayam, Roti Kaya dan Teh Susu. Sebetulnya pengen Mie Rebus Medan, tapi takut nanti kemerekaan alias kekenyangan dan membuat perut begah nggak karuan. Buburnya cair dengan sambel merah yang mantap. Langsung masuk perut dan terasa hangat....

Bubur kim teng

Kaya toast atau roti sarikaya memang sangat mantap ditemani secangkir teh susu. Selai sarikayanya berbeda dengan selai botolan yang kita jumpai di supermarket. Rasa kelapa dan gula merahnya terasa lebih gurih. Satu lagi yang bikin asik itu adalah susu kedelai segar yang tersedia di botol-botol.....


Kaya

Hebatnya lagi, setelah ktia makan, pemilik akan langsung menghitung apa saja yang kita makan. Ingat.... pemilik ya. Makanya kedai ini rame dan bertahan lama karena sang bos ikut turun tangan dalam mengelola sang kafe. Jadi bisa pengawasan langsung terjun ke lapangan. Masih penasaran, yuk dibuka aja website kimteng.Dan jangan lupa untuk mampir kesini kalo anda sempat ke bumi lancang kuning......




16 comments:

  1. Wahhhh... reportase kuliner yang ciamik, legkap dan di dukung oleh image yang bagus pula.
    Kapan2 ingin ke Pakabaru nich da menikmati acara santai di Kim Teng
    Terima kasih sajian yang menarik dan bermanfaat
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Pakdhe...
      Semoga Pakdhe diberikan kesempatan untuk berkunjung ke sana dan menikmatinya. Jangan bosan kalo aku terus update ya Pakdhe.

      Delete
  2. Wah, ntar kalau ke Pekanbaru lagi kita kopdar yah Mbak, biar saya temenin shopping ke pasar bawah ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap Mbak...heheheh pasar bawah juga sudah dilalap. Biasa, beli makanan kecil dal dan keramik yang antik-antik. Sepertinya tahun depan ke sana lagi, karena masih banyak famili disana....

      Delete
  3. Wah sepertinya bagus untuk jadi note tujuan waktu kesana (kapan-kapan), nice info makasihhh....

    ijin saya follow ya blog nya.

    salam baru, saya masih newbie.
    ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama newbie heheheheh. Dengan senang hati ya, nanti aku follow back

      Delete
  4. penasaran sama roti kaya rasanya seperit apa ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya enak, gurih dan manis. Kalo di Bandung sih ada di kedai Purnama, Jl. Alkateri. Yuk, kita kesana yuk....

      Delete
  5. si bos sampek turun tangan segala buat ngitungin apah saja yang dimakan, keren :D

    itu foto makanannya cantik sekali, foto2 nya bagus2 bikin ngiler, dan suka banget susu kedelai apah lagi anget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu kelebihan orang melayu dengan keturunan ya. Jadi bisnisnya langgeng karena dia tahu di lapangan seperti apa. Bisa komplain langsung hehehehhehe. Horeeeee sukses bikin Mbak Niar ngilerrrrr....
      ReplyDelete

      Delete
  6. wow .. foto fotonya bagus sekali, foto makanannya bikin ngiler nih :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihiih Mbak Eli maafkan membuat ngiler.com

      Delete
  7. waaa postingannya selalu sukses bikin ngiler deh mba sari. mana ujan lagi ini mah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bayangkan Teh Mia, teh susu panas dengan bubur panas.... raos pisan kekekekkekekekke

      Delete
  8. Mba Junita, kalau berkenan kunjungi blog-ku ya, ada award untuk mba Junita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap, langsung ke TKP ya Mbak Pingkan....

      Delete