Friday, October 19, 2012

The Bali Tour : my pleasure duty


Hari kedua di Bali, saya langsung bersiap-siap dengan tugas saya, survey tempat untuk keperluan event kantor.Menurut rencana, tour akan sangat padat dan tugas saya menghitung waktu jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal ini perlu karena membawa rombongan dan kemungkinan akan ngaret selama perjalanan.

Berangkat jam 08.00 pagi dari Kuta, menuju Celuk yang terkenal dengan kerajinan peraknya. Tapi tujuan saya bukan untuk melihat perhiasan tetapi ke Sahadewa, pusat tari Barong. Sampai di Sahadewa tidak menonton sampe full, hanya melihat suasana dan mengintip sedikit tarian barong.

Barong
Gamelan

Setelah mengintip tarian barong, perjalanan dilanjutkan ke tempat lukisan khas desa Batuan. Sayangnya tidak diperkenankan untuk membuat foto-foto. Mungkin nanti ketika tour berlangsung saya bisa mengambil gambar seniman membuat lukisan batuan ini. Akhirnya perjalanan dilanjutkan ke Kintamani. Disini diajak makan siang sambil menikmati pemandangan Gunung Batur.

Untitled


Restorannya mirip dengan di puncak dengan hidangan prasmanan. Hati-hati dengan hidangan sate lilit, karena mereka menyediakan sate yang berbahan dasar babi. Supaya saat menyantap hidangan tidak terganggu oleh angin dan udara yang dingin, jangan lupa untuk membawa pashmina, syal atau jaket tipis untuk menahan angin yang nakal.

Kintamani
Setelah selesai menyantap makan siang, kita menuju wisata agrowisata yang mengkhususkan pada kopi, baik robusta ataupun arabica. Nama agrowisatanya I Love BAS. Disini specialnya adalah produksi kopi luwak, sayangnya belum musim kopi dan siang hari. Jadi si luwak tidak menampakkan diri dan masih makan buah-buahan segar.
agrowidata kopi
disini saya baru tau  kalo kopi itu selain dibagi atas jenisnya juga dibagi berdasarkan jenis kelamin kopi, male and female kopi. Menurut petugas yang menyortir kopi, hanya jenis robusta yang dibedakan Male dan Femalenya. Sedangkan Arabica dicampur tidak usah disortir lagi.



file

Si Embaknya bilang, kalo biji kopimale itu piph sedangkan biji kopi female lebih bulat.  Dan bedanya pada rasa, biji kopi male lebih banyak mengandung caffeine dibandingkan dengan biji kopi female. Mereka menyediakan kopi siap diseduh yang berasal dari biji yang telah disortir

file
Setelah itu, biji kopi dilakukan pengeringan dengan cara di gongseng diwajan sampai kering dan berwana coklat. Harum kopi semerbak karena proses pengeringan yang masih tradisonal.


Untuk mendapatkan panas yang tetap dan awet lama, kayu bakar yang digunakan adalah kayu yang berasal dari pohon karet. Kayu bakar ini bisa mengeringkan kopi dengan panas yang stabil dan rata.


photo.JPG
Harga satu cangkir kopi luwak seduh disini di banderol dengan harga Rp. 60.000 saja. Dengan harga ini, pengunjung tidak hanya mendapatkan satu cangkir kopi tetapi mendapatkan tujuh jenis minuman lainnya, seperti coklat panas, ginger tea, lemongrass tea, ginseng coffee, rosella tea, air mineral, kopi bali. 

Beverages

Dan juga pengunjung dapat menikmati kopi dengan pemandangan (kata temenku sih kayak piknik di Cimangun Indah Camp), dan lintingan rokok tradisional beserta korek cap tiga durian
.

Selepas dari menikmati kopi, perjalanan dilanjutkan ke tanah lot. Kali ini kita tidak masuk ke objek wisata tersebut hanya mencatat waktu tempuh dari agrowisata ke Tanah Lot. Setelah itu dilanjut ke Jimbaran untuk survey tempat makan malam. Banyak sekarli pilihan tempat makan disini, akhirnya kita memilih tempat yang paling dekat dengan bandara. Pemandangan sore itu sangat indah, apalagi masih banyak nelayan yang belum berlabuh. 


Kita bisa melihat hamparan lampu penjual seafood sepanjang pantai jimbaran. Sekali lagi, karena ini hanya simulasi jadi kita tidak menikmati makanan disini. Selain karena harganya yang mengharuskan saya merogoh saku yang sangat dalam, karena perjalanan yang sangat padat membuat mood sang cacing naga pun hilang selera.....


Dipinggir pantai, banyak pedagang kembang api menjajakan jualannya. Banyak turis yang tertarik membeli dan membakar kembang api. Membuat suasana malam di Jimbaran menjadi meriah dengan hujan kembang api walaupun bukan dalam acara tahun baru.... (hehehehhehe teman saya marah-marah karena kaget dan takut kesasar oleh bunga api)

Firework