Tuesday, February 28, 2017

Hina Matsuri bukanlah festival yang menghina

 photo 43402EF9-D05E-4216-A3E8-D127BBC7770B_zpsfbrq4zoy.jpgSetiap tanggal 3 Bulan Maret di Jepang diperingati sebagai Hina Matsuri atau terjemahan bebasnya Festival Hina tapi sungguh ini bukan festival yang saling menghina. Kata Hina sendiri berasal dari kata Hina Ningyo (ひな人形) atau boneka perempuan. Dan festival ini dipersembahkan untuk anak perempuan, mendoakan kebahagiaan dan kesehatannya.

Untungnya jadi mahasiswa ya gini deh, kampus selalu mengadakan acara perkenalan budaya dan kita cepet-cepetan daftar kalo mo ikutan. Saya berkesempatan untuk melihat dari dekat pameran boneka hina ini di Kanzanji Temple, Fukuroi. berangkatlah bersama 12 peserta lainnya dan didampingi Sensei. Dengan kereta JR Lokal, kami berangkat dari Stasiun Hamamatsu menuju Stasiun Fukoroi dan selanjutnya bus milik pemda menjemput kita untuk mengantar ke tempat Hina Matsuri. Ini kali kedua saya mampir kesini, sebelumnya saya ikut juga acara Hi Matsuri (Festival Api) Bulan Desember tahun lalu. 

 photo 4AC8CF07-48AD-4F51-8224-838910960977_zpstmdn1egy.jpg
 photo 157ADC89-8BDE-4486-A83D-62FF0B0B8CC7_zpsxeavgemc.jpg



 photo 8AD23236-151C-4574-95F1-1367302027A2_zpscopfxtnd.jpg Festival ini dirayakan oleh setiap keluarga yang memiliki anak perempuan dengan menghias boneka hina (boneka porselen khas Jepang) dan memajangnya mulai dari bulan Pebruari sampai tanggal 3 Maret. Yang terpenting adalah menurunkan boneka hina pas tanggal 3 Maret, keterlambatan memasukkan boneka akan berakibat fatal.... sang anak akan telat atau tidak akan menikah.Yang menarik dari Hina Matsuri ini adalah cara menyusun boneka, biasanya 10 buah, yang pasti akan berbeda setiap rumahnya. Biasanya terdiri dari satu boneka pangeran, putri, 3 dayang-dayang dan 5 pemain musik. Disusun rapi bertingkat dengan asesoris lengkap. 





Kalo liat susunan 10 boneka lengkap sih, enak liatnya. Nah kalo ada 1200 boneka rasanya gimana? Hahahhhahaha yang pasti saya langsung teringat episode Chibi Maruko Chan yang takut sama boneka ini. Awalnya saya nggak ngerti, kan ini festival buat anak perempuan tapi kenapa anak perempuan, biasanya umuran anak SD justru pada takut sama festival ini. Ternyata oh ternyata...... tatapan mata Hina-Ningyo yang tajam emang rada-rada mengerikan sih, apalagi ada 1200 buah.... beneran kowai desu ne... Kata temen saya "me ga kowai desu" (matanya mengerikan). Saya nanya sama anak perempuan saya, mau nggak diajak liat boneka hina...kata dia nggak mau, takut. Anak jepang aja takut bu, apalagi aku...wkwkkwkwkwkwkw

 photo CA5CE4DC-D53F-4BD1-94CD-BD08E7FD5A19_zpsndc57asz.jpg
Kalo dilihat secara detailnya sih 1200 boneka ini semua mempunyai ekspresi dan posisi satu sama lainnya. Misalnya para pemain musik di barisan bawah memiliki posisi kaki yang berbeda, ekspresi para dayang-dayang pun berbeda. Jadi bisa dibayangkan boneka sebanyak ini tidak ada kesamaannya. Hal ini dimungkinkan karena hina ningyo dibuat secara hand-made bukan secara produksi masal. 

 photo F54CB5C1-3257-4508-866E-9A2E4A98E089_zpsytf4e8vf.jpg



Tanda-tanda hina-matsuri akan tiba adalah diputarnya lagu Ureshii Hina Matsuri di setiap sudut toko, juga makanan tradisional yang ada hanya pada saat festival berlangsung seperti Chirashi Sushi, Hishimochi, dan Hina arare yang gambarnya pasti pasangan boneka hina. Kalo versi moderennya sih banyak sekali boneka hina-matsuri, bahkan Micky dan Minnie pun didandani sebagai Hina-Ningyo di Disney. Selain itu hina matsuri juga sebagai tanda bahwa Musim Semi tiba dan sakura akan mekar dalam beberapa minggu. Tradisi matsuri disini nggak ada habis-habisnya sesuai dengan datangnya  musim. Se mua saat selalu dijadikan festival, jadi buat kita seru-seru aja sih. Hmmm musim semi tiba, berarti siap-siap dapet undangan buat menikmati sakura, hanami dan piknik di koen niy .... semangat....

 photo 945A325A-52F3-45DA-9644-FC5BE9FA7D3E_zpstueljoyd.jpg