Monday, January 20, 2014

ngukur jalanan di Tokyo

Untuk saya, semua hal yang ada di Jepang itu menyenangkan, menambah ilmu plus (melelahkan). Mulai hal yang terkecil sampai hal besar bikin hati exciting. Hmmm, contohnya saja kamar mandi yang ada disana sangat menghargai alam, terutama air. Saya sampai terheran-heran melihat perubahan kecil yang berdampak besar untuk lingkungan. Saya mengagumi disain tangki toilet di kamar mandi Jepang, mengapa, karena pipa pengisi tangki ada diatas bukan seperti kita ada di bawah dan nggak keliatan. Jadi ketika kita selesai memakai toilet, air flush akan mengalir lewat pipa diatas, bisa dipake untuk cuci tangan. Toh, air flush tidak harus air bersih..... Hemat air kan....

 photo 1388380015_zps4e0f52c9.jpg

Terus, disamping toilet ada tombol-tombol untuk mengatur air yang kita inginkan. Ada spray atau bidet sesuai dengan urusan kita, terus airnya bisa anget atau dingin, tekanannya bisa keras atau lembut. Nah, yang lebih lucu lagi, kalo lagi mules takut ketauan tetangga, kita bisa tekan tombol flushing sound, cuman suara aja untuk menutup suara yang takut ketahuan. Suaranya bisa diatur, mau keras atau pelan-pelan aja, hehehheheh canggih bener ya....

 photo 1388396332_zpse422dfda.jpg


Pagi ini saya mengunjungi Tsukiji Fish Market, niatnya sih mau lihat lelang ikan Tuna yang besar-besar dan segar. Sayangnya pelelangan sedang tutup, jadinya kita cuman melipir ke pasar ikannya. Orang Jepang sangat suka makan ikan segar, oleh karena itu saya yakin kalo menyantap ikan disini nggak akan ada tuh yang namanya alergi ikan. Semuanya serba segar.....

 photo 1386815920_zps2c5d66fe.jpg


Selain itu, jenis ikannya juga banyak sekali macemnya, sampe saya tidak kenal namnaya itu ikan apa. Yang lagi populer sepertinya kepiting raksasa banget. Cuman liat wisatawan Singapur beli dan motret dulu sebelum dimasak. Ihhhh serem ya, kayak tarantula bukan kayak kepiting....

 photo 1386831511_zps234a8daa.jpg

Di warung lain tampak ada antrian yang panjang, penasaran, lagi ngapain sih? Tapi sebetulnya kalo budaya ngantri tertib, teratur sih disini tempatnya. Semua orang tahu antri itu baik, bagus, memperlancar rejeki, nggak rebutan, ahhhh pojoknya malu hati deh liat mereka antri. Tuh sampe lupa nerangin mereka ngapain. Nah mereka lagi antri beli Tamagoyaki, dadar telur berbentuk kotak untuk sarapan. Rasanya macem-macem, ada yang plain, ikan, keju, dll.

 photo 1386852168_zpsd2ab79f0.jpg


Sesudah beli tamagoyaki, mereka makan dibangku kecil yang sudah disediakan... ssst inget, orang Jepang nggak suka nongkrong kayak saya. Jadi cukup disediakan bangku seadanya udah pada senang dan langsung pergi. Nggak kayak saya yang doyan ngobrol berlama-lama ngabisin waktu hihihihihihi

 photo 1386840332_zps31a9381d.jpg
Nah, ini dia si Tamagoyaki yang berpose cantik didisplay warung. Satu loyang sebesar brownis berarti sekitar 80ribu rupiah. Hehehhehe kalo makan sendiri, pastinya akan ada bonus bisul ya.... kebayang kan berapa telur yang dipakai untuk buat Tamagoyaki ini.


Setelah puas ngelilingi pasar ikan Tsukiji, kita meneruskan perjalanan ke Imperial Palace, tempat Raja Akihito dan keluarga bermukim. Tempatnya ditengah kota Tokyo tapi tetap rimbun dan jadi Ruang terbuka hijau. 

 photo 1386838296_zpsa5ef3004.jpg

Memasuki kawasan imperial, kendaraan motor tidak diperkenankan, hanya pejalan kaki dan pesepeda yang boleh masuk. So pasti udara disini sangat segar dan bersih karena memang dijaga.

 photo 1386834986_zpsa16343a9.jpg

Nah, ini taman yang ada di Imperial Palace, boleh bawa hewan peliharaan asal menjaga kebersihan. (mutlak). Pokonya betah deh berlama-lama disini. Telinga juga adem nggak mendengar suara deru mesin kendaraan. Cocok untuk mencari ilham. Saya sebelum berkeliling juga menghabiskan bekal makan siang disini. Seneng aja liat orang punya kegiatan disini.

 photo 1386834141_zps7fb692a7.jpg

Bangunan putih diujung sana adalah Istana Raja, ada jarak tertentu yang bisa kita hampiri. Untuk keselamatan, kita nggak boleh deket-deket. Batas kunjungan adalah jembatan Nijubashi, setelah itu daerah terlarang. Disini adalah spot yang bikin orang terpana melihat istana... dan spot motret. Sayang rame jadi nggak bisa motret keadaan kosong deh. Bangku-bangku yang ada digunakan untuk motret dengan latar belakang istana. Ada abang tukang motretnya yang rajin nawarin potret polaroid...

 photo 1387179016_zps55c93f43.jpg
Pernah nonton Fast Furious yang Tokyo Drift? Pernah liat adegan kejar-kejaran di Shibuya Crossing? Nah, ini yang namanya Shibuya Crossing, sebuah spot penyebrangan yang sangat ramai dengan orang dan zebra cross. Zebra cross yang ada tidak hanya garis lurus tetapi juga ada yang diagonal. Saking ramenya, lampu lalu lintas akan serentak merah dan hijau untuk pejalan kaki. Nah, bayangkan ketika lampu hikau untuk pejalan kaki nyala...semua orang terburu-buru menyebrang dari berbagai arah.... seru....

 photo 1387200180_zpsb744178c.jpg


Saking serunya, saya nggak ada kerjaan sampe setiap zebra cross saya coba, cuman merasakan sensasinya aja. Seru, nyaris nabrak orang, belok kanan-belok kiri.....

 photo 1386832287_zps7678c608.jpg

Setelah seru-seruan nyebrang jalan, kita mampir dulu ke Shibuya Station untuk mencari patung Hachiko. Hachiko adalah anjing setia yang melegenda di Jepang dan difilmkan oleh Richard Gere. Anjing itu milik seorang Professor yang selalu dianter dan ditunggu setiap pergi dan pulang kerja oleh Hachiko. Sampai sang Professor meninggal dunia, Hachiko setia menunggu kedatangan sang Professor di Statiun Shibuya yang tidak pernah kunjung datang sampai akhirnya Hachiko menghembuskan nafasnya sambil menanti kedatangan professor.

 photo 1387184602_zpsd11945e2.jpg


Ini dia patung Hachiko yang jadi titik temu orang-orang yang janjian. Ada bangkunya dan jadi tempat smoking arena, jadinya kurang nyaman deh karena ada asap rokok. 

  photo 1387179873_zpsc925a139.jpg

Satu lagi tempat yang paling fashionable di Jepang... HARAJUKU. Disini seru juga liat orang-orang berlalu lalang dengan gayanya yang unik dan nggak ditemukan di tempat lain. Sebetulnya Harajuku itu nama statiun JR dengan bentuknya yang masih kuno. Pernah menjadi salah satu statiun yang tersibuk di masanya.

 photo 1387185615_zps06afc0b5.jpg

Pusat perbelanjaan dan berkumpulnya muda-mudi Tokyo dengan dandanan unik itu di Takeshita Street. Jalanan sempit ini selalu penuh dengan orang-orang di akhir minggu.Orang-orang banyak berhenti di gapura yang bertuliskan nama jalan ini karena digapuranya ada CCTV yang akan menampilkan wajah kita di layar Gapura. Makanya jadi macet karena pengen berfoto dengan wajah di tulisah Takeshita Street.

 photo 1387186603_zps710cf52a.jpg

Sepertinya karakter Lolita lagi ngetren di Harajuku. Soalnya saya lihat banyak banget toko yang jualan asesoris dan baju dengan gaya ini. Berhubung memasuki musim gugur, jadi warna yang lagi trend itu warna bumi yang cenderung ke coklat, biru tua, oranye... (huaahhhhh bisa juga aku ngomongin fashion).

 photo 1387199877_zps1ffa2e00.jpg

Tapi jangan tanya tren fashion musim gugur sama dua embak ini ya. Kalo kataku sih, ini mah trend gulali dan permen kapas. Semua warna pastel ada dan meriah.... hehehheheh jangan heran, selama menyusuri jalan ini, banyak sekali anak muda yang berpenampilan seru-seru seperti sedang mengekspresikan isi hatinya...ceria....Dan senengnya, mereka nggak malu-malu kalo kita minta berpose, pede aja lagi.....

 photo 1387200317_zps54a496a1.jpg